Ikut Aturan Pasang,…Bro

2900led-gt-1.jpgPasang LED (Light Emitting Diode) di motor memang keren abis. Irit setrum dan uang lantaran tahan lama dibanding bohlam biasa. Bahkan bohlam LED terangnya rata dan memberikan kesan mewah.

Hanya saja, segala keunggulannya tak bisa diterapkan begitu aja. Tetap ada yang mesti diperhatikan, agar peranti ini dapat digunakan semestinya dan nggak ganggu komponen pendukung maupun pengendara lain.

Misal seseorang ganti bohlam pijar dengan LED. “Cahaya bohlam LED lebih terang dan merata. Sayangnya masih nggak fokus lantaran tak didukung reflektor yang tepat. Jadi percuma,” ujar Wira Sentosa dari SACS (Specialist Auto Colour Speedo) yang juga jual bohlam LED semi fokus.2901led-gt-2.jpg

Diperjelas warga Jl. Raya Pondok Gede, No. 14, Bekasi ini, bohlam LED memang banyak pasang di batok lampu utama. Cuma akan lebih sempurna bila reflektor dimodifikasi seperti yang biasa Wira lakukan. Sehingga cahaya tak cuma rata tapi juga fokus ke depan, seperti lampu senter dia contohkan.

Begitupun bohlam lampu kota. Sah-sah saja meski disarankan untuk mengatur ulang posisi LED agar menghadap ke depan. Sehingga pencahayaan lebih pas dan nggak nyamping penyebab sinar jadi agak gelap.

2902led-gt-3.jpg“Mau terang bisa aja pakai bohlam Luxeon. Cuma lebih mahal dan setrum mesti diubah jadi DC. Karena bohlam ini nggak tahan tegangan naik-turun,” wanti Wira yang juga biasa pasang LED ke beragam motor.

Pasang bohlam LED buat lampu sein juga tidak bisa sembarang. Salah prosedur, bohlam LED maunya melotot alias nggak ada kedipan. Karena arus dari ckaki masih kebesaran. Untuk flaser dan bohlam standar, setrum yang dikelurkan minimal 20 watt buat bohlam depan-belakang. Sedang 1 LED, arus setrum cuma 0,024 watt.

“Paling aman flasher standar ganti flasher LED. Sehingga ke-4 bohlam LED sein bisa berkedip. Bisa juga pakai rangkaian komponen penipu di kabel belakang fiting lampu. Meskipun hanya untuk sein kanan atau kiri saja,” imbuh Wira yang menjual flasher LED Rp 25.000 dan komponen penipu Rp 20.000 untuk satu sisi.

Terpenting, Wira menghimbau jangan gunakan bohlam LED berlebihan. Karena cahayanya bisa bikin silau pengendara lain.