Latest Entries »

Aglaonema Jual

Red Ruby Di Jual Juga...Call / SMS : 081315436742

Red Ruby Di Jual Juga...Call / SMS : 081315436742

Siam Aurora Di Jual Nehhhhh.

Siam Aurora Di Jual Nehhhhh...Call / SMS : 081315436742

Red Legacy ...Di Jual Juga Nehh..Call / SMS : 081315436742

Red Legacy ...Di Jual Juga Nehh..Call / SMS : 081315436742

Red Legacy ..Di Jual ...Call / SMS : 081315436742

Red Legacy ..Di Jual ...Call / SMS : 081315436742

Butterfly Mutan ..Di Jual..Call / SMS : 081315436742

Butterfly Mutan ..Di Jual..Call / SMS : 081315436742

Butterfly2 ..Di Jual..Call / SMS : 081315436742

Butterfly2 ..Di Jual..Call / SMS : 081315436742

Butterfly1 ..Di Jual..Call / SMS : 081315436742

Butterfly1 ..Di Jual..Call / SMS : 081315436742

Black_Beauty

Black_Beauty

J.Mangkuk2

J.Mangkuk2..Di Jual

J.Mangkuk Super

J.Mangkuk Super

Hokery

Hokery

hokery

hokery

J. Cobra

J. Cobra

Daun J Cobra

Daun J Cobra

my anthurium

my anthurium

my anthurium

my anthurium

Biji Anthurium

Biji Anthurium

jenmani

jenmani

Gelobang Cinta

Gelobang Cinta

Memakai cincin emas dan perak untuk laki-laki

memakai cincin emas dan sutra bagi laki-laki serta mengumandangkan adzan dengan pengeras suara.

Tidak diragukan lagi dan ini adalah merupakan konsesus (kesepakatan) dari seluruh ulama sejak dahulu sampai sekarang untuk menghamkan laki-laki memakai emas dan perak dan memakai baju sutra. Banyak sekali hadits-hadits yang melarang hal ini, diantaranya adalah :

عَنْ أَبِى فَرْوَةَ أَنَّهُ سَمِعَ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُكَيْمٍ قَالَ كُنَّا مَعَ حُذَيْفَةَ بِالْمَدَائِنِ فَاسْتَسْقَى حُذَيْفَةُ فَجَاءَهُ دِهْقَانٌ بِشَرَابٍ فِى إِنَاءٍ مِنْ فِضَّةٍ فَرَمَاهُ بِهِ وَقَالَ إِنِّى أُخْبِرُكُمْ أَنِّى قَدْ أَمَرْتُهُ أَنْ لاَ يَسْقِيَنِى فِيهِ فَإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « لاَ تَشْرَبُوا فِى إِنَاءِ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَلاَ تَلْبَسُوا الدِّيبَاجَ وَالْحَرِيرَ فَإِنَّهُ لَهُمْ فِى الدُّنْيَا وَهُوَ لَكُمْ فِى الآخِرَةِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ».

Diriwayatkan dari Abu Farwah bahwa dia mendengar Abdullah bin ‘Ukaim berkata : “Kami bersada degan Hudzaifah di Yaman. Kemudian Hudzaifah meminta air minum. Kemudian datanglah seorang ketua petani yang membawa minuman di dalam sebuah bejana yang terbuat dari perak. Maka Hudzaifah melemparnya dan berkata : “Aku memberitahu kalian bahwa aku sudah menyuruhnya untuk tidak memberikan air minuman kepadaku dalam bejana seperti itu. Karena sesungguhnya Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Janganlah kalian minum dalam bejana yang terbuat dari emas dan perak dan janganlah memakai pakaian yang terbuat dari sutra. Sesungguhnya ia bagi mereka di dunia dan bagi kalian di akhirat”. HR Muslim : VI/136, no. 5515

Hadits dengan tegas menjelaskan sikap Hudzaifah, yaitu salah seorang sahabat yang paling mengetahui tentang orang-orang yan munafik ketika dia disuguhui minuman di dalam bejana yang terbuat dari emas dan perak. Jika minum dalam bejana seperti itu saja tidak diperbolehkan apalagi memakainya pada salah satu anggota tubuh kita. Demikian pula dengan pakaian dari sutra.

Kemudian di bagian akhir hadits itu disebutkan hikmah pengharaman itu, yaitu bahwa perhiasan itu adalah bagi orang non muslim di dunia dan bagi ummat islam nanti di surga.

Ada hikmah yang lain di balik pengharaman itu, diantaranya :

  1. emas dan perak adalah identik dengan perempuan. Dan Islam melarang laki-laki menyerupai perempuan dalam hal-hal yang memang hanya spesifik untuk perempuan saja.
  2. pada masa Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam dan sampai beberapa generasi berikutnya, emas dan perak adalah jenis mata uang yang kita kenal dengan dinar untuk emas dan dirham untuk perak. Nah, bisa dibayangkan jika kaum laki-lakipun memakai emas untuk menghias dirinya, bisa-bisa tidak ada lagi bahan untuk membuat mata uang yang akan memudahkan mereka dalam bertransaksi.
  3. jika emas dan perak adalah jenis mata uang, maka kalau pada zaman sekarang ini sama dengan orang yang memakai uang ribuan, puluhan ribu, ratusan ribu di tubuhnya. Kebayang nggak bagaimana bentuk orang itu. Terlihat sangat norak dan sangat tidak etis bkan. Karena itulah Islam menyuruh ummatnya agar menjauhkan diri dari perbuatan seperti itu.

Kemudian bagaimana jika emas dan perak itu digunakan sebagai tukar cincin ketika pertunangan ?.

Tukar cincin ketika pertunagan itu sendiri tidak ada yang mengharuskan. Itu hanya sebuah tradisi tanda jadi bahwa kedua belah pihak sudah sepakat untuk melangsungkan pernikahan. Jadi itu hanya sebagai tanda bahwa lamaran sudah diterima dan laki-laki lain sudah tidak boleh lagi meminang perempau tersebut. Sampai di sini  tidak ada masalah. Ini sama dengan orang yang sudah sepakat untuk melaksanakan jual beli dengan suatu panjar tertentu.

Adapun jika kemudian cincin itu dipakai oleh masing-asing pihak dan itu diharuskan untuk dipakai sebagai tanda pertunagan tersebut, maka hukumnya adalah haram untuk yang laki-laki dan halal untuk yang perempuan. Tetapi jika pihak laki-laki itu menyimpan cincin pertungannya di lemarinya atau tasnya atau di mana saja, maka tidak apa-apa, selama tidak dipakai. Bukankah emas adalah uang dan kita diperbolehkan untuk menyimpan uang?.

Kalau dikatakan para ulama tidak beromentar di sini, itu tidak benar. Para ulama lewat medianya masing-masing mengajarkan hal itu. Tetapi kalau kemudian para artis melaksanakan pertunangan seperti itu dan disaksikan oleh orang yang berpakaian seperti kiai, maka itu adalah kiai yang suk (jelek) dan sok (keminter). Padahal dia sebenarnya bukan kiai dan bukan ulama. Dia hanya orang yang pandai tampil menarik ala ulama. Ingat, ulama tidak dilihat dari pakaian taqwanya, tetapi dari perbuatan dan ilmunya. Kadang kita terlalu percaya kepada orang yang bersurban dan berjubah, padahal dia bukan apa-apa, dan ilmunya nol.

Kemudian untuk mahar pernikahan, sebisa mungkin dan sebaiknya adalah berupa harta materi yang dapat dimiliki dan berharga secara fisik, bukan jasa dan bukan barang yang bersifat konsumtif dan cepat saji. Ini karena beberapa hal :

  1. Contoh mahar yang diberikan oleh kepada seluruh istrinya adalah berupa harta. Yaitu sekitar 400 dirham atau setara dengan 40 dinar atau setara dengan 40 ekor kambing yang bagus. Jika 1 ekor kambing harganya 1 juta rupiah, maka mahar Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam untuk masing-masing istrinya adalah sekitar 40 juta atau setara dengan rumah tipe 36 di pinggiran kota Sidoarjo. Demikian juga mahar untuk putri-putri beliau. Dan mahar yang seperti itu adalah mahar yang tidak berlebihan.
  2. ketika ada orang laki-laki yang hendak menikah, maka Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam menyuruhnya untuk mencari sesuatu harta yang dapat ia berikan kepada istrinya walaupun hanya berupa cincin dari besi. Baru pada waktu ia benar-benar tidak memiliki apa-apa Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam menikahkan dia dengan ayat-ayat Al Qur’an yang dia hapalkan. Itu maharnya.

Itulah contoh yang diberikan Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam dan itulah yang diperintahkan oleh Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam. Kemudian sekarang ini ngetrend memberikan mahar kepada wanita yang dinikahi hanya berupa seperangkat ayat salat dan mushhaf Al Qur’an. Saya tidak mengatakan itu tidak boleh, hanya itu adalah kurang menghargai pihak perempuan. Karena apa ?

Mahar adalah harta yang paling halal yang dimiliki oleh pihak perempuan. Karena harta itu diberikan oleh laki-laki kepada calon istrinya dengan penuh kerelaan dan suka cita yang paling tinggi darinya. Bukankah Allah melarang memakan harta milik orang lain kecuali atas dasar suka sama suka,yaitu dengan cara jual beli. Nah mahar itu diberikan oleh calon suami kepada calon istrinya dengan sangat sangat rela. Karena itulah harta mahar adalah harta yang paling halal yang dimiliki oleh wanita.

Nah, jika kemudian harta yang paling halal itu hanya berupa seperangkat alat shalat, maka dimana pemuliaan seorang suami kepada calon istrinya ?. Terlebih lagi jika dipikir bahwa nafkah istri adalah menjadi tanggung jawab suami, termasuk membelikan pakaian yang dapat digunakan oleh istrinya untuk melaksanakan shalat.

Cobalah kita teliti sejarah hidup Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya, maka kita akan menemukan mereka memberikan mahar kepada istrinya berupa harta, baik berupa uang atau kebun atau yang lainnya.

Inilah sebagian bukti bahwa Islam itu menghargai kepemilikan pribadi, termasuk kepemilikan perempuan. Jadi Islam telah membuatkan sarana bagi perempuan untuk memiliki harta, diantara salah satunya adalah melalui mahar yang akan dia ambil ketika menikah. Dan harta itu adalah milik perempuan itu dan suami tidak boleh memintanya kembali, kecuali melalui jalur hutang yang harus dikembalikan di kemudian hari. Lalu manfaatnya untuk si perempuan itu apa ?

Jika perempuan itu memiliki harta, maka ketika dia  mensedekahkan harta itu untuk kepentingan sosial, dia sendiri akan mendapatkan pahala. Bukan seperti perempuan sekarang yang hanya mengandalkan harta belanja dari suami. Kemudian jika ada peminta sedekah, dia memberikannya sedekah. Maka dalam kasus ini yang mendapatkan pahala adalah suami, bukan perempuan itu. Karena pada hakekatnya pemilik harta tersebut adalah suami, bukan istri. Istri hanya diberi amanah untuk membelanjakan hartanya untuk kepentingan kehidupan sehari-hari.

Lagi pula Islam mewajibkan zakat kepada siapa saja yang kaya, termasuk kepada perempuan. Jika perempuan tidak memiliki harta, maka bagiaman dia akan mengamalkan ajaran agamanya. Ketika Islam menyuruh perempuan untuk berzakat seperti pada Surat Al Ahzab ayat 33, maka itu maknanya Islam pun menyuruh wanita untuk memiliki harta, termasuk di dalamnya adalah dari mahar itu.

Terlebih lagi jika di kemudian hari terjadi gugatan cerai dari pihak istri yang dalam istilah fiqih disebut khulu’, maka istri harus mengembalikan maharnya kepada suami. Jika maharnya hanya berupa mushhaf atau seperangkan alat shalat, maka apakah itu mungkin dapat dikembalikan ?

Karena itulah saya sering mengajarkan kepada murid-murid saya untuk meminta mahar berupa harta yang dapat berguna dalam masa yang panjang.

amaha Scorpio 2004 (Pontianak)

Si Kaki Heboh
2009-08-21 17:41:11

2796gt-1.jpgSektor kaki-kaki jadi fokus perhatian saat melihat Yamaha Scorpio dari Pontianak, Kalimantan Barat ini. Untuk lengan ayun aja menggunakan limbah Honda VFR 800. Pro arm ini merupakan lengan ayun tunggal berdimensi terbesar hingga saat ini.

“Sengaja saya pakaikan itu supaya tampilan menjadi sangat ekstrem. Apalagi pelek VFR juga sangat lebar,” kata Agus Salim, pemilik sekaligus yang jadi builder. Untuk telapak pelek di roda belakang aja, lebar lingkar roda itu sudah mencapai 6 inci. Sedang depan 3,5 inci. Agar terlihat menyolok sebagai item yang paling dijagokan, maka palang pelek belakang diberi kelir merah. “Biar orang makin ngeh dengan adanya barang langka ini,” bangga Agus.2797gt-2.jpg

Tentu saja untuk memasangnya ke rangka Scorpio tidaklah semudah membalikan telapak tangan. “Kesulitannya saat memasangkan bagian depan arm ke rangka. Lebar arm yang 29 cm jauh melebihi tempat yang bisa dijejalkan ke Scorpio, sehingga bagian rangka dibuat lebih ngangkang,” lanjut ayah satu anak ini.

Jurus unik dilakukan dalam pemasangan sok belakang. Jika biasanya monosok itu berdiri atau vertikal, Agus membuatnya rebah dan diposisikan di bawah mesin. Monosok ini pakai punya Yamaha R1. “Hanya sekadar eksperimen yang pasti bikin penasaran orang,” lanjut pria yang juga karyawan perusahaan kayu ini.

2798gt-3.jpg“Awalnya sempat ingin pakai sok VFR tapi terlalu panjang dan terlihat aneh,” beber pemilik bengkel Sukses Motor yang bermarkas di Jl. Siam, No. 138, Pontianak ini. Selain masalah ukuran, milik R1 ini juga punya keunggulan di soal daya redam yang lebih empuk karena gas nitrogen.

Selain itu punya R1 ada beberapa tingkat penyetelan setinggan kekerasannya. Tapi saat monosok rebah ini baru dipakai jalan 6 km terjadi masalah serius. Pegangan bagian atas atau depan patah. “Untung gak celaka,” kenang pria ramah ini.

Karena beban kerjanya terlalu berat, breket bagian depan sempat patah. “Untuk menahan kerjanya, braket depan itu harus menggunakan pipa padat, bukan kosong,” lanjut pria yang juga aktif di komunitas Kawasaki Ninja, Pontianak ini. Awalnya doi hanya pakai pipa kosong biasa. Akhirnya digunakan besi padat ukuran 3/4 inci dan terbukti kuat dibawa jalan.

Sementara itu untuk kaki depan, Agus menggunakan sok depan komplet segitiga dan setang cabutan dari Suzuki Hayabusa 1.300. “Karena dimensi, selain itu bentuk setang juga sporty banget,” lanjutnya. Dengan begitu diyakini bisa mengimbangi komponen yang serba besar di bagian kaki belakang tadi.2799gt-4.jpg

Pada bagian mesin tidak dilakukan ubahan berarti. Alasan pemasangan oil cooler yang cabutan dari Yamaha XJR lebih karena tujuan fashion semata. “Supaya bagian di sekitar mesin juga terlihat besar dan penuh,” tambah pria yang juga pedege limbah moge ini.

Begitu juga halnya pemilihan karburator PWK 38 dari KTM 400. “Sebab jeroan mesin sendiri masih standar, jadi ya buat tampilan aja deh,” kekehnya malu-malu.

Bodi pun enggak kalah heboh dengan airbrush lidah api dari Tomi Airbrush. Sedangkan jok single sitternya merupakan variasi Ninja 250R.

LAMPU MENGGODA

2800gt-5.jpgDi bagian kaki semuanya serba besar ditambah hebohnya airbrush api. Nah, untuk membuat bagian depan ada yang cukup menggoda, dipasang head lamp unik dengan menggunakan lampu LED. Modelnya sendiri mengambil inspirasi dari lampu variasi Suzuki Hayabusa.

“Ada sekitar 80 lampu LED yang ditanam di papan PCB, dengan tampilan begini bodi dan kaki sangar tapi matanya genit,” cuap Agus.

Sinar dari lampu sebanyak itu diyakini sudah cukup untuk menembus malam. Begitu juga halnya untuk lampu belakang. Dengan desain sipit dan LED diyakini sudah cukup memberi tanda jika dilakukan pengereman. Sayang baik di depan maupun belakang enggak ditemukan lampu sein, jadi unsur safety ridingnya masih kurang bro!


DATA MODIFIKASI

Pelek : Honda VFR 800
Ban depan : Michelin 120/60-17
Ban belakang : Michelin 190/55-17
Sok depan : Suzuki Hayabusa 1300
Sok belakang : Yamaha R1
Setang : Suzuki Hayabusa 1300
Karburator : PWK 38
Oil cooler : Yamaha XJR
Silencer : Kawasaki ZX7
Single sitter : Kawasaki Ninja 250R

Dibangun Chopperis…..
2009-09-11 22:37:18

2933pulsar-anton-1.jpgKita masuk ke hal penting dulu ya! Builder yang merombak Bajaj Pulsar DTSI 180 ini punya latar belakang kuat sebagai chopperis. Dia Ignatius ‘Hendra’ Bingky sebagai owners bengkel Carburator Springs (CS) Jakarta. Doi Harleymania sejati dan suka custom choppers nyeleneh.

Namun Bingky hanya sebagai Bang Mandor alias mengawasi. Soal pekerjaan modifikasi dilakukan Eko Yulianto, tim CS yang doyan chopper juga jap’s style dari kelompok Outsiders Jakarta. Ia dibantu dua koleganya, Misan dan Pe’i.

Nah, kenapa jadi penting? Pasalnya genre modif yang hadir bertolak belakang dengan latar belakang mereka. Yudi sebagai owner dari Papua, berisiko menyerahkan Bajaj Pulsar standar pabrik pada mereka dengan konsep streetfighter sejati. “Ini tantangan buat tim kami,” buka Eko yang asli Jogja ini.

Paling unik mereka tak punya pikiran memakai fibreglass untuk bodywork motor ini.”Pelat jauh lebih baik. Selain dimensi nggak akan berubah, pelat juga menjanjikan dempulan tipis dan lebih alami,” tegas Eko. Makanya ia lantas berdiskusi dengan ahli ketok bengkel CS yaitu Misan dan Pe’i untuk hal ini.2934pulsar-anton-3.jpg

Bisa dimaklumi juga jika mereka tetap memilih pelat sebagai bodywork. Latar belakang mereka yang modifikator chopper identik dengan pelat besi. Bukannya menggunakan fibreglass.

Proyekpun dimulai. Sebagai panduan untuk desain, mereka mencari dari beberapa referensi. Di antaranya lewat internet, Yudi nemuin gambar kecil motor konsep untuk Bajaj Pulsar TT 200 desain futuristik, sport dan semi naked.

Gambar dari internet itu desain atau konsep mentah menggunakan program Fotoshop. Gambar diambil dari beberapa moge. Kemudian disatukan dan dipadukan dengan mesin Pulsar. Hasilnya desain yang bagus.

2936pulsar-anton-5.jpgBingky dan Eko antusias melihat gambar dari internet itu. Pasalnya motor sport yang diinginkan pemilik tak melulu full dressed. Sasis tubular sengaja ditonjolkan dan fairing yang minimalis.”Agak mirip gaya chopper juga kan yang ogah ditutup-tutupi?” canda Eko. Iya deh…masih nyerempet choppers aja he..he..!

Eksekusi pengerjaan, pihak CS hanya menyisakan main frame Pulsar. Sub-frame direhab ulang untuk mengejar tampilan sport muscle sejati. “Menjadikannya monosok lewat bantuan lengan ayun NSR SP250 satu set lengkap berikut sok. “Agar lebih padat kami tak merancang desain undertail, tapi sistem knalpot samping dengan supertrapp. Aksentuasi desain knalpot ini juga bikin motor makin sip,” jelas tim CS.

Aroma naked juga kentara di areal backbone. Di sini CS memilih sasis tubular untuk mengesankan ‘otot’ yang penuh di sektor tengah. Kata mereka pipa ukuran 1 inci dianggap paling baik karena motor pun ada dalam katagori kapasitas menengah.

Dari desain dan konstruksi rangka, mereka berhitung, jangan sampai mesin ‘tertelan’ sasis jika memakai pipa kelewat besar. “Selain itu berlanjut ke desain tangki. Kami sengaja buat sendiri tangki dari pelat agar dimensi sesuai. Ukuran juga disesuaikan agar tidak menelan dapur pacu. Kan tidak harmonis jika mesin hilang dimakan tangki,” argumen Eko.

LAMPU VARIO VS ASLI2935pulsar-anton-4.jpg

Desain belakang dan depan dianggap sebagai kunci estetika motor sport ini. “Pilihan jatuh pada lampu Vario untuk depan dan aslinya Bajaj di belakang,” urai Eko. Sangat logis memilih standar pabrik untuk lampu belakang, pasalnya desainer aslinya memang mengejar bentukan futuristik sebagai ciri khas Bajaj yang paling diandalkan.

Mereka juga merancang sepatbor pendek agar karakter ban semakin kental. Sepatbor seperti ini membuat nuansa sport makin kentara. Ban yang berukuran lebar jadi makin kelihatan.

Untuk belakang, desain buntut ala MotoGP plus lampu belakang Pulsar membuat konturnya elegan. Apalagi dipadu sepatbor yang juga memberikan nuansa sport.

Terakhir, mereka merancang tebeng bawah yang punya dua fungsi. Penahan benturan mesin juga estetika. Yang agak mengganggu hanya di cover depan bagian bawah. Idealnya mereka sedikit menutupinya agar kabel-kabel tak begitu kentara.

But generally…customized ini sakses!

DATA MODIFIKASI

Footstep : Suzuki Satria
Sein belakang : Variasi
Tutup tangki : Kawasaki Ninja
Cat : Merah Danagloss

Nyaris Telanjang, Bro!
2009-09-29 22:28:15

3018hal05_tiger1.jpgMeskipun bodi motor ini nyaris telanjang, tapi bukan menjadi halangan bagi Topo Goedhel Atmodjo dari Tauco Custom (TC) untuk bermain detail. “Sebab dengan bodi part yang sedikit pun bisa memperlihatkan kemampuan bermain detail,” kata Topo diplomatis. Mau tau buktinya? Mari kita bedah.

Mulai dari rangka tubular dari pipa besi itu. Jika selama ini bagian tengah pipa itu dibiarkan kosong, maka kali ini TC mengisinya dengan pelat segitiga. Tentu saja hal ini bukan perkara mudah karena harus menutup antar pipa tadi dengan pelat yang mempunyai kontur atau motif. Kali ini TC bisa membuat bagian terlihat rapi dan presisi di semua sisi.
3019hal05_tiger2.jpg
Begitu juga halnya dengan braket dan cover lampu utama. Di cover itu terdapat lubang-lubang kecil yang tentu saja untuk membuatnya perlu perhatian khusus. “Itu meniru konsep dari Aprilia Mana, tapi bentuk lampunya dipilih tirus. Beda dengan Mana yang bulat,” tambah builder yang merasa paling gaul itu dari markasnya di Jl. Kebagusan Raya, No. 99, Jakarta Selatan ini.

Lewat kreasi terbarunya ini, TC sekaligus ingin membuktikan bahwa detail yang selama ini diragukan pada karya sebelumnya, sekarang terbantah sudah.

Setuju?

KNALPOT UNIK

3020hal05_tiger3.jpgIde liar Topo terus bermain hingga pada pembuatan knalpot. Desain saluran buang yang disajikannya kali ini benar-benar beda dengan bentuk umumnya. Persegi enam dan ujung layaknya supertrap.

“Itulah yang harus disajikan modifikator, jangan hanya bermain pasang barang variasi,” katanya dengan keyakinan berlebihan. Tapi memang perlu diakui kalau desain knalpot di Satria F ini punya bentuk ini menarik. Apalagi ditambah dengan pemasangan semacam cover di bagian luar.

“Cover itu semakin menguatkan kalau TC sekarang sudah lebih memperhatikan detail di setiap motor konsumennya,” tambah pria yang doyan gonta-ganti potongan rambut ini.

Pesan Em-Plus, semoga karya seperti ini bisa terus ditularkan ke karya spektakuler berikutnya!

DATA MODIFIKASI

Pelek : Aprilia Diablo
Ban depan : Swallow 120/70-17
Ban belakang : Battlax 150/70-17
Swing-arm : Aprilia Diablo
Upside down : Aprilia Diablo

Rangka Kondom
2009-10-02 22:56:27

3062mofest5_1.jpgIni dia juara 3 kelas Supermoped di Yamaha Mofest 2, Region II, Bandung. Teknologinya pada suspensi depan yang dipasang di komstir. Meski sekilas rigid namun bisa naik-turun. Sepintas sokbreker langsung menyatu ke komstir, padahal, itu cuma teknik kondom yang bukan alat kontrasepsi.
3063jupiter-rangka---endro00.jpg
Coba lihat selongsong di bawah komstir. Sebenarnya konstruksinya masih menggunakan suling dan per punya sokbreker depan Jupiter-Z. Supaya kelihatan senada ditutup dengan pipa yang ukurannya sama kayak komstir. “Konsepnya supaya kelihatan seperti model motor drag zaman dulu,” bilang Dadan Darmawan, pemilik yang asal Kota Tahu, Sumedang, Jawa Barat.

3064mofest5_3.jpgJupiter-Z milik Dadan yang sekaligus bos rumah modifikasi JK Custom ini nggak lagi mengandalkan rangka, tapi hampir menyerupai monokok. Termasuk lengan ayun yang sudah menyatu dengan bodi.

Mengandalkan pelat 5 mm untuk tangki. Memanfaatkan cara membuat tangki kondom, pelat dibentuk meniru tangki punya Jupiter-Z asli. Tentu sedikit dirancang ulang supaya sesuai dengan keseluruhan gaya motor.

DATA MODIFIKASI

Ban depan : Mizzle 90/80-17
Ban belakang : Deli Tire 140/70-14
Pelek : Custom
Cakram depan : Yamaha Mio
JK Custom : 0812-238-4567

Karya Sendiri
2009-10-09 20:19:51

3093kontes-honda-vario-dvd1.jpgSebagai pemilik motor modifikasi, Soleh Saifudin merasa puas dengan besutannya. Itu karena Honda Vario l2006 miliknya, dimodif sesuai dengan kemauannya memiliki skubek retro. Puasssss…

“Makin puas lagi, karena modfikasi saya lakukan sendiri. Ada rasa bangga ketika memakainya. Bahkan, bukan cuma saya yang bangga, tapi istri juga,” ujar pria yang tinggal di Jl. Terusan Mukodar, Cibereum, Bandung, Jawa Barat.

Mantapnya, Soleh tidak serta-merta membeli part atau variasi buat pasang di skubek kesayangannya. Tapi, ada beberapa part yang dibikin sendiri. Itu juga karena prinsipnya yang bermain. “Selagi masih bisa sendiri, ya lakukan sendiri,” ujar ayah dari Dini Cantikasari ini.

Contoh part yang dibuat, yaitu boks yang terpasang di sisi kiri dan kanan. Boks buat menampung barang ini dibuat dari fiberglass. Untuk urusan modelnya, Soleh mengaku mencontoh dari boks motor polisi zaman dulu.3094kontes-honda-vario-dvd2.jpg

“Itu karena model boksnya bagus lho. Sangat cocok untuk menemani konsep retro,” ujar Soleh yang juga membuatnya sendiri dengan kedua tangannya. Bahkan, kreasi sendiri yang dilakukan, juga termasuk hingga urusan braket.

Braket alias dudukan boks, diambil dari kursi-kursi ‘kantor’ yang bisa memutar. Menurutnya, besi kursi itu sangat kuat. Alasannya, menopang bobot tubuh saja kuat. “Apalagi hanya untuk muatan beberapa kilo aja, pastinya bisa ditahan dengan mantap,” tambah pria yang kerja sebagai enginering di Hotel Panghegar, Bandung ini.

Menemani kesan retro lagi, bagian kaki-kaki terutama pelek ikut kena sentuhan. Tentunya, jari-jari model 72 batang diaplikasi sebagai penopang pelek yang masih mengandalkan model teromol itu.

Hebring, euy!

DATA MODIFIKASI

Ban depan : Deli Tire 140/60-14
Ban belakang : Deli Tire 100/70-14
Cakram : Kitaco
Setang set : Honda Air Blade
Cat : Honda Painting Shop Cibereum

Kolibri Jantan
2009-10-09 20:29:32

3095gl-100-andika-1.jpgAhli hewan di Amerika sudah akhiri perdebatan tentang siulan burung kolibri Jantan. Iya, Kolibri Jantan bersiul untuk menarik simpati kolibri betina. Cristhoper Clark dan Teresa Feo dari Museum of Vertebrata Zoology di Universitas California Berkeley yang dapat pecahkan persoalan itu.3096gl-100-andika-2.jpg

Builder Banyumasan juga ikut berdebat soal kolibri. Bukan soal siulan, tapi soal gaya aplikasinya di modif motor. Suswanto from Billy Custom, Purwokerto, klaim doi bikin Honda GL100 1979 bikin Kolibri jantan. “Bikinan saya ini jantan. Sebelumnya modif kolibri betina sudah pernah ada kan?” terang Suswanto.

3097gl-100-andika-3.jpgMaksud Suswanto, desain bentuk bodi GL cepek lebih diilhami bentuk kolibri jantan (Anna’s Hummingbird Male). Meskipun, sektor depan tidak dibuat meruncing. “Karena motor akan terkesan lucu bila mulut kolibri diterapkan dimotorku,” papar Wanto terkekeh. Makanya untuk head lamp dibikin sesederhana mungkin namun tetap mempertahankan estetis. “Aku pasang reflektor Satria F-150 tanpa visor, agar terlihat naked bike dari depan” imbuh Wanto lagi.

Ditunjang bentuk tangki bensin, lekukan diibaratkan badanya kolibri yang sedikit cembung di atas. Dipadu shroud yang menyatu dengan tangki. “Shroud ini sebagai sayap kolibri yang sedang mengepak ke bawah,” jelas builder yang terkenla ramah senyum ini.

Makanya, Wanto keukeuh kalau garapan ini tergolong dalam kolibri jantan. Cirinya karena ada tiga lekukan sebelum mencapai ekor. “Runcing pada ujungnya bukan membulat tapi hampir mirip dengan ujung tombak” bangga Wanto. Iya deh..iya.

DATA MODIFIKASI

Ban depan : Swallow 110/70-17
Ban belakang : Dunlop 150/60-17
Sok belakang : YSS
Cakram : PSM
Billy Custom : 0852-2796-6604

Racing Look Sejati

2009-10-09 20:34:27

3098vega-(-99-)---endro-1.jpgKayaknya Custom World (CW) enggak kehabisan ide untuk bikin bebek fashion. Di tangan CW Yamaha Vega jauh lebih fashionable. Meski fashion, sebenarnya sih Vega dengan warna hitam dop lebih mengarah racing look. Sejatinya, CW bisa memasukan nih motor di dua kelas.

Hasilnya dari Vega hitam itu CW meraih posisi 1 kelas fashion di Yamaha Mofest Modification Contest, Region 2, Bandung. Seperti tanpa tanding untuk di kategori fashion. Kompetisi yang lain lebih banyak kejebak dengan aroma bolt-on.3099vega-(-99-)---endro-2.jpg

Kontestan lain di kelas yang sama memperbanyak komponen after market, tapi tema modifikasinya abu-abu alias enggak jelas. Misal, mau disebut fashion retro, tapi setengah komponen yang dipakai muncul variasi ala sport. Ada lagi gaya sport tapi pilihan warnanya retro dengan bling-bling.

“Konsepku simpel. Gaya fashion, tapi ada unsur balapnya,” bilang Johny Lipurnomo, pemilik CW yang bermarkas di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Seperti edisi lalu ditulis CW memang lebih akrab dengan bebek arena kompetisi. Hampir semua papas atas pernah merasakan sentuhan dingin desain kelir dan motif dari CW. “Sama seriusnya bikin airbrush bebek road race dengan modifikasi bebek untuk kontes,” bilang Johny yang kalem.

3100vega-(-99-)---endro-3.jpgKonsep fashion dengan gaya sporty di Vega kental banget. Lebih kental dibanding kopi Toraja yang baunya sedap. Tarik garis vertikal dari depan, tengah dan belakang motor di foto Vega.

Terus, tarik sudut-sudut bagian motor yang dari depan dan belakang. Pasti sudut tajam diagonal dari bodi depan sampai belakang punya irama garis yang sama. Konsistensi garis sporty jelas ada di Vega garapan CW.

Belum lagi desain ulang lengan ayun yang mengandalkan pipa bulat. Pastinya desain swing arm di Vega punya CW mengadopsi punya Ducati Monster. Di Monster dikelas rangka tubular tralis. Konsep desain lengan ayun tralis di bebek belum pernah digarap modifikator lain. Rancang bangun seperti itu sangat menghemat kantong dibanding harus pasang swing arm variasi atau limbah. “Modalnya memang pipa, tapi ukuran dan las-lasannya mesti presisi,” beber Johny.

Jadi, bebek Yamaha pun tetap bisa diolah untuh bahan modifikasi.

DATA MODIFIKASI

Ban Ban depan : Swallow 60/70-17
Ban belakang : Swallow 60/70-17
Cakram belakang : Mega Tech
Sokbreker depan : WP Fushion
Sokbreker belakang : WP Fushion